Publikasi

FacebookTwitterGoogle+LinkedInShare

Damayanti, VD. 2003. Study on making integrated interpretation network for a colonial city case study: Oud Batavia, the old city of Jakarta. Master thesis, Seoul National University, South Korea.

Nurisyah, S dan VD Damayanti. 2006. Pengembangan Interpretasi Wisata Pesisir Guna Mendukung Program Pendidikan Sumber Daya Pesisir Dan Kelautan dalam Kumpulan Riset Kelautan: Jalan Menuju Kejayaan Bahari. Pusat Survei Sumber Daya Alam Laut, BAKOSURTANAL. Cibinong

Herman Rosa, Susan Kandel and Leopoldo Dimas. 2006. Kompensasi jasa lingkungan dan masyarakat pedesaan: Pengalaman dari benua Amerika dan isu-isu utama penguatan strategi masyarakat (Editor Beria Leimona and Wisnu Arto Subari, Penterjemah VD Damayanti). Bogor, World Agroforestry Centre – ICRAF, SEA Regional Office

Makalew, ADN, VD Damayanti, AA Hadi. 2008. Rencana Penataan Lanskap Gunung Kapur Cibadak untuk Ekowisata di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia 13(3): 182-193

Iqbal, M, ADN Makalew, Vera D Damayanti. 2010. Perencanaan Lanskap Jalur Interpretasi Wisata Sejarah Budaya Jalan Slamet Riyadi Kota Surakarta (Landscape Planning Of Historical-Cultural Tourism Interpretation Trail at Slamet Riyadi Street, Surakarta). Paper prosiding Simposium Nasional IALI 2010. pp: 77-87

Widodo, K, VD Damayanti, S Hadi. 2012. Perencanaan Lanskap Sungai Kelayan Sebagai Upaya Revitalisasi Sungai di Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan. Jurnal Lanskap Indonesia 4(1): 15-28

Damayanti, VD and T. Spek. 2015. The cultural biography of landscape as an interdisciplinary tool for landscape planning at Banjarmasin City, South Kalimantan Province, Indonesia. Proceeding The 52nd World Congress of IFLA 2015, pp 437-444

Damayanti, VD. 2015. The Cultural Values of Traditional Industrial Landscape, Batik Giriloyo, Yogyakarta. Bulletin of The International Committee for the Conservation of the Industrial Heritage Nr 70, pp 8-9

Makalew ADN, VD Damayanti, J Nugraha. 2016. Perencanaan Lanskap Wisata Pantai Tanjung Baru Berbasis Eco-Landform. Jurnal Lanskap Indonesia 5(1): pp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *