We are the landscape: upaya menumbuhkan pemahaman masyarakat tentang lanskap

FacebookTwitterGoogle+LinkedInShare
We are the landscape

We are the landscape

We are the landscape adalah judul sebuah buku yang diterbitkan oleh RECEP–ENELC (European Network of Local and Regional Authorities for the Implementation of the European Landscape Convention), sebuah jaringan yang beranggotakan 31 badan otoritas regional maupun lokal dari negara-negara di Eropa. Buku ini diterbitkan sebagai upaya untuk mendiseminasi konvensi lanskap Eropa (European Landscape Convention) – sebuah konvensi internasional untuk menjaga keberlanjutan lanskap di Benua Eropa-, dan mengedukasi masyarakat, khususnya kaum muda dan awam, untuk memahami lanskap, dengan menggunakan bahasa yang sederhana. Tujuannya tentunya untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya lanskap bagi kehidupan, yang secara tidak langsung akan mensukseskan tujuan dari ELC yaitu agar semua pihak menjaga kelestarian dan keragaman lanskap. Buku ini menjelaskan hal mendasar seperti bagaimana mendefinisikan dan memahami lanskap, mengapa lanskap penting bagi manusia, apa peran manusia bagi lanskap, baik peran yang mendukung ataupun potensial merusak lanskap.

Yang menarik dari buku ini adalah judul ‘We are the landscape’. Mengapa kita adalah lanskap? Di halaman 11 ditulis: “Landscape is, in effect, the result of man’s interventions and the course of nature, but also the product of our perception. Landscape exists only in the moment when it is observed and experienced”. Sehingga suatu lanskap terbentuk karena manusia memaknainya (perceive the landscape); dan makna tersebut bisa jadi berbeda antara individu yang satu dengan yang lainnya. Sebagai contoh, apa kira-kira makna Kebun Raya Bogor (KRB) sebagai sebuah lanskap, bagi masyarakat? Sebagian ada yang mempersepsikan KRB sebagai tempat konservasi ex-situ flora Indonesia yang penting di dunia; ada juga yang memaknainya sebagai suatau lanskap kesejarahan, sebagian lagi menganggapnya sebagai tempat rekreasi, sebagai tempat mencari nafkah, sebagai tempat pacaran atau ngumpul-ngumpul, dan bahkan ada juga yang tidak punya persepsi apapun dan tidak menganggap KRB ada dalam hidupnya karena dia tidak mengenal KRB. Disini kita lihat, lanskap KRB ada karena ada individu ataupun kelompok yang memberinya makna atau persepsi. Terlepas dari terciptanya makna tadi karena aspek visual, ekologis, budaya, ekonomi, emosi, dsb. Lanskap KRB ada karena intervensi manusia dalam lingkungan tsb, baik intervensi secara fisik maupun persepsi yang diberikan.

Lebih lanjut dinyatakan: “Landscape is a fundamental element of individual and collective well-being, and a well-looked after landscape is an indication of civilization” (p 20). Hal ini menunjukkan kualitas suatu lanskap mengindikasikan peradaban masyarakat yang mendiaminya atau yang memaknainya. Lanskap dengan kualitas yang baik (lestari, keanekaragaman hayati yang tinggi, bebas banjir, nyaman, asri dsb) mencerminkan masyarakatnya yang ‘beradab’, karena mereka mampu menjaga lanskap tsb. Meskipun negara-negara Eropa menganut paham sekuler dalam tatanan masyarakat dan bernegara, pemahaman ini sejalan dengan semua agama dan kepercayaan yang mengajarkan adab yang baik, salah satunya dengan tidak melakukan kerusakan di muka bumi. Situasi ini menandakan menjaga lanskap agar berkelanjutan merupakan nilai universal yang semestinya ditanamkan pada setiap insan, karena lanskap adalah kita dan kita adalah lanskap.

Tatanan lanskap mencerminkan peradaban masyarakatnya

Tatanan lanskap mencerminkan peradaban masyarakatnya

Meskipun buku ini ditujukan khususnya untuk masyarakat Eropa dan penulis menyampaikan lanskap dari sudut pandang konteks Eropa, namun buku ini patut untuk kita (masyarakat Indonesia) telaah, baik dari segi substansi isi buku maupun dari segi inisiatif penerbitan buku ini: untuk melindungi lanskap (di Indonesia) dari kerusakan. Tentunya saya tidak akan meringkas isi buku ini, dan bagi yang tertarik untuk membaca versi online dapat diakses di LINK ini. Atau dapat juga mengirim email ke info@recep-enelc.net atau email ke saya untuk mendapatkan file versi digitalnya (pdf). Semoga buku ini bermanfaat.

LINKS:

Buku We are the landscape: http://www.recep-enelc.net/libro/LIBRO1/libroLand.php

About RECEP-ENELC: http://www.recep-enelc.net/contprincipali.php?id=20&lang=en&type=sing&nome_mn=About%20us